Olahan Daging
Sumber Foto: Pinterest

Hari Raya Idul Adha selalu disambut dengan suka cita dengan momen yang khas yaitu menyantap olahan daging hewan kurban, seperti sapi. Di momen Idul Adha ini, biasanya masyarakat mengolah daging sapi dengan membuat sate, gulai, atau semur.

Agar momen Idul Adha Kamu berbeda, Kamu bisa membuat olahan daging sapi khas Jawa Timur. Dikutip, Liputan6.com, berikut 3 resep olahan dan cara membuatnya, ya!

Sate Komoh

43dbb8878d3b61c15a620762071f23d9
Sumber Foto: Indonesiaeats.com

Sate Komoh merupakan olahan daging sapi khas Pasuruan dan Malang. Ciri khas dari sate ini adalah menggunakan daging has dalam pada sapi. Sate komoh sangat empuk, gurih, dan juicy. Kamu bisa mencobanya saat Idul Adha.

Bahan:

1/2 kg daging sapi has dalam

Santan secukupnya

1 batang serai, geprek

2 lembar daun salam

4 lembar daun jeruk

Gula dan garam secukupnya

Tusukan sate secukupnya

Bumbu Halus:

12 butir bawang merah

6 siung Bawang Putih

8 biji cabe merah besar

6 butir kemiri

1 ruas lengkuas

2 ruas jahe

1 sdt kunyit bubuk

2 sdt jinten bubuk

Cara Membuat Sate Komoh:

1. Rebus daging sapi hingga setengah empuk. Setelah itu ambil daging dan potong-potong bentuk kotak dengan ukuran sedang. Sisihkan. Simpan sisa air rebusan daging.

2. Haluskan semua bahan bumbu halus menggunakan blender, tambahkan sedikit minyak untuk memudahkan proses penghancuran bumbu.

3. Tumis bumbu yang telah dihaluskan hingga harum. Tambahkan serai, daun salam dan dan jeruk, tumis hingga bumbu matang.

4. Masukkan potongan daging kedalam tumisan bumbu, lalu tambahkan 500 ml air rebusan daging beserta santan atau larutan firebcreme.

5. Tambahkan gula dan garam, lalu rebus menggunakan api sedang. Ulangi beri air rebusan daging hingga daging empuk, air menyusut dan bumbu meresap.

6. Tusuk daging menggunakan tusukan sate, lalu bakar sate komoh hingga harum sambil sesekali diolesi sisa bumbu.

7. Hidangkan sate komoh bersama dengan sisa bumbunya.

Lapis daging

Lapis daging merupakan olahan daging sapi khas Surabaya. Kuliner satu ini juga populer di daerah Jawa Timur.

5e39356e365c73d40077dad299cd5bce
Sumber Foto: Pinterest

Meski sekilas terlihat mirip dengan semur daging biasa, lapis daging nyatanya terbuat dari daging has dalam atau daging sapi tenderloin yang dimasak bersama dengan rempah dan kecap manis. Lapis daging memiliki tekstur potongan daging berlapis-lapis dengan rasa khas rempah.

Bahan:

500 gr daging sapi

Bumbu:

6 siung bawang putih

7 siung bawang merah

3 butir kemiri

500 ml santan kelapa

2 cm jahe

Lengkuas

1 adt ketumbar

½ sdt merica

Garam, penyedap rasa, dan gula pasir secukupnya

Gula merah secukupnya

5 sdm kecap manis

3 lbr daun salam

3 lbr daun jeruk

1 batang serai

1 butir telur

Cara membuat:

1. Haluskan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, jahe, kemiri, merica dan ketumbar.

2. Cuci bersih daging, kemudian iris daging tipis-tipis dan melebar.

3. Campurkan bumbu halus dengan daging. Tambahkan kecap, garam, penyedap rasa, gula pasir, gula merah, dan campurkan dengan telur.

4. Masukkan santan, daun jeruk, daun salam, serai dan lengkuas. Ungkep hingga empuk dan matang

5. Bila sudah matang, matikan kompor. Sajikan lapis daging sapi khas Surabaya.

Daging age

Daging age merupakan olahan daging sapi khas Jember, Jawa Timur. Daging age memiliki tampilan mirip dengan rendang. Bedanya, daging age dimasak bersama sangraian parutan kelapa yang dikenal sebagai koya.

Resep Daging Age (Khas Jember) oleh Dyah Ayu Savitri - Cookpad
Sumber Foto: Cookpad

Daging diolah bersama dengan rempah-rempah yang membuatnya kaya akan cita rasa. Berikut cara membuat daging age, dari Dyah Ayu Savitri-Cookpad.

Bahan:

500 gram daging sapi

200 gram kelapa parut (sangrai hingga kecoklatan)

6 siung bawang putih

1 buah bawang merah besar atau 15 siung bawang merah kecil

3-4 buah cabai merah besar

Sedikit cabai rawit (jika suka)

1,5 butir kemiri sangrai

1 sdt jintan sangrai

1 sdt ketumbar sangrai (atau 1/2 sdt ketumbar bubuk)

2 batang serai

7-10 helai daun jeruk purut

2-3 helai daun salam

7 cm kencur

15 cm jahe

5 cm kunyit (atau 1 sdt kunyit bubuk)

7 cm lengkuas

1 sdt cengkeh

1 sdt kayu manis/1-2 batang kayu manis

Garam

Gula

Merica

Penyedap rasa

Cara membuat:

1. Cuci dan iris daging sapi dengan ketebalan sekitar 1 cm. Ukuran 15 cm x 10 cm (atau sesuai selera).

2. Kelapa parut disangrai hingga coklat keemasan. Lalu haluskan hingga berbentuk seperti bubuk. Saat dihaluskan, kelapa sangrai akan mengeluarkan minyak.

3. Goreng bawang putih, bawang merah, cabai merah besar, cabai rawit hingga layu.

4. Sangrai kemiri, jintan dan ketumbar.

5. Haluskan semua bahan di poin 3 dan 4.

6. Panaskan 2-3 sdm minyak sayur. Tumis bumbu halus (poin 5) hingga berbau harum. Masukkan serai, kunyit, jahe, lengkuas, daun jeruk purut, daun salam. Tambahkan garam 1-2 sdt, gula 3-4 sdm, merica 1 sdt (atau sesuai selera).

7. Masukkan koya dan daging. Balur daging dengan bumbu. Tambah dengan 125 ml air. Rebus daging hingga lunak dengan menggunakan api kecil (sekitar 1-2 jam). Balik-baliknya daging age hingga bagian dasar untuk mencegah kegosongan. Namun jangan diaduk terlalu sering. Gunakan tutup panci supaya daging lebih cepat empuk. Jika masakan tampak hampir mengering, tambahkan air.

8. Daging age telah matang. Saran penyajian 2-3 hari setelah memasak, supaya bumbu terserap sempurna.

Selamat mencoba!

Baca juga, Kuliner Khas Lamongan, Sego Boranan Jadi Incaran Para Wisatawan

[adrotate banner="3"]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here