Ilustrasi traveling di Jepang (Foto: goway.com)

SALTUM alias salah kostum saat pelesir ke Jepang bisa gawat. Alih-alih mau nyaman, Diva Travelers malah masuk angin cuma gara-gara jalan-jalan pakai tank top, padahal udara sedang dingin.

Yang ada, bukannya menikmati pelesir. Diva Travelers malah bersin-bersin akibat alergi dingin kumat. Belum lagi seluruh tulang terasa seperti ditusuk-tusuk akibat kedinginan. Efeknya, agenda jalan-jalan berantakan.

Tidak mau kan tragedi seperti itu menimpa Diva Travelers? Kalau begitu, pastikan Diva Travelers membawa pakaian sesuai musim. Berikut panduan berpakaian sesuai musim di Jepang.

1. Musim semi

Bawa sweater atau cardigan saat berkunjung ke Jepang pada musim semi. (Foto: Travel Diva/Rina)

Musim semi merupakan waktu yang tepat untuk traveling ke Jepang. Pada bulan Maret hingga Mei, cuaca di Jepang sangat bersahabat karena tidak terlalu panas. Di musim ini Diva Travelers tetap dapat mengenakan tank top, celana pendek kesayangan atau dress tipis.

Namun, jangan lupa bawa layer dan jaket. Sebab, hujan seringkali turun saat musim semi. Ketika hujan tiba-tiba turun, Diva Travelers tinggal menggunakan layer atau jaket. Kalau mau simpel, bawa saja layer karena tidak menghabiskan tempat di dalam kopor. Sepatu flat dan sepatu sandal juga bisa jadi pilihan agar acara jalan-jalan nyaman.

2. Musim panas

Persiapan jelang festival musim panas di Jepang (Foto: travelagent.co.id)

Cuaca menjadi sangat panas pada bulan Juni sampai Agustus. Agar keringat tidak bercucuran, kenakan pakaian bahan katun yang menyerap keringat. Ingat, hindari pakaian warna hitam karena akan membuat gerah. Pakaian berwarna putih atau cerah merupakan pilihan yang lebih baik untuk menangkal panasnya cahaya matahari.

Tank top, harem pants, t-shirt, celana tiga perempat merupakan pilihan tepat. Bila tidak ingin kulit lengan gosong akibat terpapar cahaya matahari, Diva Travelers dapat menggunakan pashmina. Untuk alas kaki, sepasang sneaker wajib dibawa.

3. Musim gugur

Kostum musim gugur di Jepang (Foto: matcha-jp.com)

Agendakan jadwal traveling di musim ini. Selama bulan September hingga November, cuaca tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Nyaman untuk jalan-jalan. Diva Travelers juga bisa berburu daun momiji di musim ini.

Namun hujan biasanya turun setiap hari di bulan September. Pakaian yang wajib Diva Travelers bawa di bulan ini adalah jaket tahan air, sweater, atau layer. Bawa pula payung yang air dan angin. Jika tidak, Diva Travelers bisa membelinya selama di sana.

4. Musim dingin

Suasana musim dingin di Jepang (Foto: futuready.com)

Namanya juga musim dingin, udaranya sudah pasti amat dingin. Jauh lebih dingin daripada di Indonesia. Salju juga biasanya turun di musim yang berlangsung dari Desember sampai Mei ini.

Rok mini, celana pendek dan tank top sudah pasti wajib Diva Travelers hindari. Bawa saja sweater, jaket, dan pakaian tebal lainnya. Jika tidak ingin kedinginan, Diva Travelers juga sebaiknya tidak mengenakan kaus warna hitam di malam hari.

Sekarang Diva Travelers sudah tahu pakaian apa saja yang harus dibawa saat traveling ke Jepang. Jadi, pastikan Diva Travelers tidak akan saltum selama berada di sana. (*)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here