Salah satu moda transportasi Sri Lanka, kereta api. (Foto: bestoflanka.com)

SAAT mengungkap rencana liburan ke Sri Lanka, tidak sedikit teman menanyakan keistimewaan negara yang berbatasan dengan India dan Maladewa itu. Memang, belum banyak orang mengenal pariwisata Sri Lanka.

Ini mungkin mengejutkan. Dalam buku The Best in Travel 2019 yang dirilis Lonely Planet, Ethan Gelber menempatkan Sri Lanka sebagai negara destinasi wisata terbaik 2019. Sri Lanka layak menempati peringkat teratas lantaran alam dan budayanya terjaga baik. Kemudian, penduduknya yang sekitar 70% penganut Buddha itu juga terkenal ramah.

Ada rencana mengunjungi Sri Lanka setelah pandemi Corona berlalu? Berikut 5 hal yang perlu diva travelers ketahui sebelum berangkat ke Sri Lanka.

1. Bebas Visa

Diva travelers bisa masuk Sri Lanka tanpa visa. Sebab, pemerintah Sri Lanka telah memberlakukan akses bebas visa bagi turis Indonesia sejak Agustus 2020. Fasilitas bebas visa berlaku buat liburan selama 30 hari.

Saat tiba di Bandara Internasional Bandaranaike, Sri Lanka, diva travelers akan diminta mengisi formulir bebas visa. Diva travelers selanjutnya harus menyerahkan formulir tersebut ke konter Imigrasi. Terkadang, turis harus mengantre panjang saat akan menyerahkan formulir.

Agar tidak perlu antre, diva travelers sebaiknya mengisi formulir bebas visa secara daring melalui situs eta.gov.lk.

2. SIM Card

Untuk menghemat biaya pemakaian pulsa dan kuota internet selama di Sri Lanka, diva traveler bisa memakai SIM card dari operator Sri Lanka. Pembelian sebaiknya dilakukan di bandara agar diva traveler tidak perlu berputar-putar kota mencari penjual SIM card.

Ini juga memudahkan kamu saat akan memesan taksi daring. Di Arrivals Hall Bandara Internasional Bandaranaike ada 4 konter yang menjual kartu SIM. Dua operator telekomunikasi terbesar di sana adalah Dialog dan Mobitel. Paket data 4G dengan masa aktif 30 hari sekitar 1.300 Rupee atau Rp130 ribu.

Siapkan paspor sebelum membeli kartu karena penjual memerlukannya untuk keperluan administrasi. Diva travelers memerlukan waktu sekitar 10 menit untuk membayar dan menunggu SIM card dipasang di ponsel.

3. Moda Transportasi

Diva travelers tidak akan kesulitan mencari kendaraan yang akan mengantar dari Bandara Internasional Bandaranaike ke hotel atau berkeliling ibukota Sri Lanka, Kolombo. Unduh saja aplikasi Pick Me. Walaupun GPS-nya kadang kurang akurat, ini adalah aplikasi taksi daring paling populer di sana.

Ada beberapa moda transportasi yang bisa dipilih lewat Pick Me, mulai dari sepeda motor, bajaj yang dikenal dengan nama tuk tuk hingga mobil dengan berbagai ukuran. Saat lapar di hotel, diva travelers juga bisa pesan makanan menggunakan Pick Me.

Aplikasi taksi daring lain yang bisa digunakan adalah Uber. Selain itu, diva travelers juga bisa menggunakan jasa Kangaroo Cabs, Less Taxi atau sewa kendaraan berikut pengemudi. Less Taxi biasa digunakan untuk penjemputan dari bandara ke hotel. Jika ingin bernostalgia dengan bus umum kota Jakarta 30- 40 tahun lalu, diva travelers juga bisa mencoba bepergian menggunakan bus umum.

4. Bahasa

Bahasa Inggris dipakai secara luas di Sri Lanka. Diva travelers semestinya tidak mengalami kendala komunikasi dengan pengemudi Pick Me atau Uber, pesan hotel, makan dan beli tiket objek wisata. Sebab, mereka kebanyakan paham bahasa Inggris.

Pengemudi taksi yang Travel Diva kenal juga bagus pengetahuan bahasa tulis Inggrisnya. Bahkan, ia selalu mengetik titik di setiap akhir kalimat yang ia ketik dalam WhatsApp. Buat Travel Diva, ini amazing!

5. Mata uang

Mata uang yang digunakan di Sri Lanka adalah rupee. Jika membawa rupiah atau dollar, diva travelers dapat menukarnya di konter-konter money changer di Bandaranaike. Namun, apabila menukarnya di Indonesia, jangan lupa menyebut rupee Sri Lanka.

Ada beberapa negara, seperti India, menggunakan mata uang rupee. Jadi, jangan sampai tertukar dengan rupee negara lain. 1 rupiah kira-kira setara dengan 75,40 rupee. ATM berlogo Visa mudah ditemui di Kolombo.

Diva travelers juga bisa menarik uang tunai dalam bentuk rupee Sri Lanka lewat ATM. Namun, tentu saja dikenai biaya administrasi. Jika belanja di pertokoan, kartu Debit berlogo Visa dan MasterCard juga bisa dipakai.

Semoga panduan ini dapat berguna bagi diva travelers yang akan berkunjung ke Sri  Lanka, ya.

 

[adrotate banner="3"]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here