Bagi paradiva yang ingin bepergian ke luar negeri tetapi takut bermasalah dengan komunikasi, kita bisa memanfaatkan teknologi untuk mengatasinya. Sekarang ini, kita bisa memakai aplikasi seperti Google Translate untuk menerjemahkan bahasa dengan cepat.

Namun Google Translate hanya cocok untuk membaca teks yang tampil di sebuah produk atau papan, sementara untuk berkomunikasi masih bakal menjadi kendala. Misalnya ketika mau menghubungi nomor penginapan, layanan publik dan lainnya, kita perlu mengetahui bahasa di negara tersebut.

Samsung menjawab keresahan tersebut dengan inovasi fitur AI Live Translate Call. Apa itu? Live Translate Call adalah salah satu bentuk inovasi dari Galaxy AI, pengalaman mobile AI yang komprehensif dari Samsung.

Galaxy AI merupakan AI hybrid yang menggabungkan kemampuan AI on-device dan AI berbasis cloud yang dimungkinkan oleh kolaborasi terbuka dengan para pemimpin industri.

AI Live Translate Call di Perangkat Galaxy AI

Era Baru Galaxy AI

Verry Octavianus, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia dalam workshop Forwat Masterclass menjelaskan AI Live Translate Call memungkinkan pengguna untuk mendapatkan terjemahan bahasa saat melakukan panggilan telepon secara realtime.

“Kita akan membawa AI Live Translate Call untuk memudahkan manusia saling berkomunikasi dengan bahasa yang tidak familiar. Kita akan langsung berinteraksi dalam bentuk panggilan telepon,” ungkap Verry.

Namun Verry belum memberikan kepastian apakah fitur AI Live Translate Call akan dibenamkan di Samsung Galaxy S24 Series atau bukan. Yang jelas, salah satu produk yang akan diluncurkan adalah perangkat flagship tersebut.

Fitur AI Live Translate Call tersebut akan tersedia dalam layanan Galaxy AI. Bentuknya bisa berupa audio dan teks. Fitur ini dapat digunakan saat menelepon dalam bentuk subtitle selayaknya menonton live streaming.

Fitur ini diklaim dapat menerjemahkan panggilan dengan delay selama waktu 1-2 detik untuk memprosess percakapan. Kemudian, hasil terjemahan tersebut akan disuguhkan oleh suara dari asisten virtual. Bukan suara si penelepon.

Apakan fitur AI Live Translate Call ini akan menggantikan peran Galaxy Bixby? Tidak, fitur terjemahan ini sejatinya akan sangat berbeda dengan Galaxy Bixby. Dengan kata lain, pengguna masih akan tetap menggunakan layanan asisten virtual tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

“Bixby akan ada sebagai personal assitant. Jadi, kalau pengguna mengucap “Hai Bixby” atau “Hello Bixby” nanti akan tetap menjawab,” jelasnya.

Verry mengklaim bahwa Samsung akan membawa pengalaman baru bagi pengguna lewat fitur AI Live Translate Call ini di tahun 2024.

Selanjutnya, akurasi fitur terjemahan AI Live Translate Call hanya dapat menerjemahkan bahasa baku alias formal. Namun, tidak menutup kemungkinan ke depannya, fitur Live Translate Call ini dapat digunakan untuk menerjemahkan bahasa gaul.

Lebih lanjut, fitur AI Live Translate Call ini akan tersedia on-device. Teknologi ini akan diproses langsung oleh perangkat tanpa harus diunggah ke Cloud.

Galaxy AI sendiri disinyalir akan hadir dalam jajaran perangkat Galaxy S24 Series. Melalui layanan ini, Samsung membuka berbagai kemungkinan baru yang dapat diakses dengan mudah melalui perangkat ponsel pengguna di mana saja melalui kecerdasan buatan. Jadi, sabar saja, tunggu tahun depan yang tinggal hitungan hari.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini