Gunung Rinjani

Untuk Diva travelling yang gemar mendaki, ada kabar gembira, nih! Pasalnya Gunung Rinjani resmi dibuka kembali pada 1 April 2021 kemarin, lho!

Sumber Foto: Pinterest

Sebelum melakukan pendakian kembali, Diva travelling harus tau fakta menarik dari Gunung Rinjani, ya!

Dikutip laman Detiktravel, berikut dibawah ini beberapa fakta menarik yang harus Kamu tau terkait Gunung Rinjani.

Gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia

Berlokasi di Taman Nasional Rinjani, Lombok, NTB, Rinjani merupakan gunung berapi aktif tertinggi kedua di Indonesia dengan ketinggiannya mencapai 3.726 mdpl setelah Gunung Kerinci.

Gunung Rinjani meletus pertama kali di tahun 1848 dan letusan terakhirnya hingga kini adalah pada tahun 2010.

Masuk ke daftar UNESCO Global Geopark

Pada tahun 2018, Gunung Rinjani resmi menjadi anggota baru UNESCO Global Geopark yang ditetapkan sebagai taman bumi dunia.

Gunung Rinjani masuk menjadi geopark dunia secara de facto sejak ditunjuknya NTB menjadi tuan rumah kegiatan Asia Pasific Geopark Network Symposium pada 2019. Namun pengumuman resminya sudah dikeluarkan pada April 2018.

Berada di Persinggungan Garis Batas Wallace

Gunung Rinjani rupanya berada di persinggungan garis batas Wallace, dimana flora dan fauna tipe Australia dan Asia bertemu, lho!

Tak heran jika kawasan ini memiliki ribuan spesies flora dan fauna, pasalnya Taman Nasional Gunung Rinjani memiliki ekosistem tipe hutan hujan dengan luas 40.000 hektar.

Gunung Barujari disebut anak Gunung Rinjani

Disebut anak Gunung Rinjani, Gunung Barujari hanya memiliki tinggi 2.376 mdpl saja jika dibandingkan dengan Gunung Rinjani yang mencapai 3.726 mdpl.

Ketika diukur dari permukaan laut, Gunung Barujari tidak terlihat menjulang tinggi jika dilihat dari Danau Segara Anak. Gunung ini juga pernah meletus beberapa kali, lho!

Selanjutnya ditahun 1994, Barujari membuat sejumlah warga gagal panen.

Menurut situs Badan Geologi, letusan tersebut dibarengi asap tebal yang membumbung ke udara hingga 400 meter. Sedangkan pada tahun 2015, letusan gunung ini membuat repot sejumlah otoritas penerbangan hingga puluhan ribu penumpang pesawat.

Ada Pesona Danau Segara Anak yang Memukau

Danau Segara Anak ini menjadi salah satu pesona alam yang bisa ditemui di Taman Nasional Gunung Rinjani. Diva travelling bakal menemukan kedamaian yang ditawarkan danau ini saat menjelang pagi.

Danau Segara Anak ini merupakan danau kawah Gunung Rinjani. Warna biru di danau mirip dengan air yang dapat dijumpai di laut. Danau ini juga pernah menjadi gambar uang Rp 10 ribu tahun 1998.

Suasana di sekitar Danau Segara Anak membuat badan menggigil disaat malam hari. Namun saat pagi hari perlahan sinar matahari bakal memberikan kehangatan, kok!

Fenomena ‘Topi Awan’

Fenomena yang disebut ‘topi awan’ membuat banyak pengunjung tak ingin kehilangan momennya untuk memotret. Hal ini terjadi karena awan putih tebal pernah melingkari puncak Gunung Rinjani.

Sumber Foto: Pinterest

Kabarnya fenomena ini tak hanya sekali terjadi, namun kondisi ‘topi awan’ pada Juli 2019 terbilang sempurna. Pasalnya, lingkaran awan putih berlangsung sejak pukul 07.00-09.30 dengan warna dan ketebalan yang berganti-ganti.

Larangan yang Perlu Diperhatikan Wisatawan

Diva travelling harus mengetahui aturan yang berkaitan dengan kearifan lokal yang dipercaya sebelum mulai mendaki.

Seperti menghindari menyebut beberapa nama hewan yang tak hidup di gunung seperti dedupak (kerbau), cecakar (ayam) dan jojak lendang (kambing).

Bahkan ada mitos yang berkembang di Gunung Rinjani bahwa ada beberapa tempat yang hanya bisa dikunjungi oleh jin dan tidak boleh dimasuki manusia. Ironisnya penduduk sekitar mempercayai hilang atau tewasnya pendaki karena memasuki area terlarang tersebut.

Gimana Diva travelling? Sudah siapkah Kamu memulai pendakian Gunung Rinjani kembali?

Baca juga, Ikuti Jejak Diva Traveler Any Pelesir ke Situs Gunung Padang

[adrotate banner="3"]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here