Samsung Galaxy S26 FE

Fitur AI kini semakin sering menjadi bahan pertimbangan saat memilih smartphone, namun banyaknya fungsi yang tercantum dalam spesifikasi belum tentu langsung menjawab kebutuhan harian pengguna secara instan.

​Konsumen tentu ingin langsung mencoba kemampuan kecerdasan buatan yang ditawarkan sejak awal penggunaan, alih-alih harus menunggu pembaruan perangkat lunak lanjutan di kemudian hari.

​Samsung Galaxy S26 FE menjawab kebutuhan tersebut melalui 47 fitur AI setara flagship yang mencakup pemrosesan on-device, cloud, dan hybrid AI sejak hari pertama perangkat diaktifkan.

​Di kelas harga Rp13 juta hingga Rp18 juta, sejumlah ponsel lain mungkin menawarkan kemampuan AI yang lebih terbatas atau tanpa menyertakan paket layanan berlangganan yang memadai.

​Jumlah fitur yang banyak tentu baru akan terasa manfaatnya ketika membantu pekerjaan nyata, seperti penggunaan Gemini untuk mencari informasi, merangkum pesan, atau menyusun teks dalam Bahasa Indonesia.

​Untuk kebutuhan visual, fitur Photo Assist dan My FanCam memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk menghapus objek mengganggu, mengubah latar belakang, hingga mengatur fokus setelah video direkam.

​Selain itu, kehadiran Audio Eraser membantu mengurangi suara bising di latar belakang video, sementara Circle to Search memudahkan pencarian informasi langsung dari layar tanpa harus berpindah aplikasi.

​Selain fitur bawaan perangkat, konsumen juga akan mendapatkan layanan Google AI Pro selama enam bulan dengan kapasitas penyimpanan sebesar 5TB sebagai nilai tambah yang sangat menarik.

​Kelengkapan ekosistem cerdas ini tentu perlu dilihat bersama harga penawarannya, di mana perangkat berbanderol resmi Rp11.999.000 ini bisa didapatkan dengan biaya yang jauh lebih ringan.

​Melalui program Galaxy Upgrade Festival hingga 31 Oktober 2026, pengguna dapat memanfaatkan potongan trade-in, cashback, serta cicilan 0% sehingga smartphone ini bisa diperoleh mulai dari Rp4,8 jutaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here