(Smarteen.co.id)

Goa Lava Purbalingga (Golaga) yang merupakan salah satu destinasi wisata di Jawa Tengah yang saat ini perkuat penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability).

Dikutip dari laman, Okezone.com, Manajer Golaga, Bambang Adi menyampaikan, “Kami juga sudah dapat sertifikat CHSE dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sebagai destinasi yang sudah berstandar kesehatan,”

Hal tersebut dilakukan demi meningkatkan pelayanan pada wisatawan di masa pandemi Covid-19. Menurut Bambang, sertifikat CHSE dari Kemenparekraf telah diberikan kepada Golaga sejak Desember 2020 silam.Goa Lava Purbalingga (Golaga)

“Sertifikat CHSE mendorong kami untuk berkomitmen makin kuat menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE guna meningkatkan pelayanan kepada wisatawan,” ujarnya.

Goa Lawa Purbalingga GOLAGA, Wisata Paling Populer Banyak Wahana
(Jumanto.com)

Bambang menjelaskan, penguatan protokol kesehatan di objek wisata dilakukan secara menyeluruh agar wisatawan dapat merasa aman dan nyaman.

“Penguatan protokol kesehatan dilakukan dengan penyesuaian semua media termasuk lewat papan imbauan yang mudah diakses oleh wisatawan, kami juga menyediakan tempat cuci tangan, sabun hingga cairan pembersih tangan,” sambungnya.

Selain itu, lanjutnya, seluruh karyawan di objek wisata tersebut juga sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Sementara itu, Bambang juga menginformasikan bahwa selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Golaga ditutup sementara untuk umum.

“Kami saat ini tutup sementara selama PPKM dalam rangka mendukung pemerintah dalam upaya memutus penyebaran Covid-19,” katanya.

Selama penutupan sementara, pihak pengelola Golaga memanfaatkan waktu untuk melakukan perawatan dan sterilisasi seluruh area yang ada di objek wisata. seperti melakukan sterilisasi, perawatan dan bersih-bersih di seluruh wahana yang ada selama penutupan sementara ini.

Dengan begitu, jika nantinya dibuka kembali, pihaknya akan semakin siap menyambut wisatawan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

“Kami siap menyambut wisatawan saat nanti objek wisata sudah bisa dibuka kembali, kami juga optimistis pendemi ini akan segera berlalu dan sektor wisata segera bangkit,” tutup Bambang.

Baca juga, Tertarik Work From Bali? 4 Tips Ini Perlu Kamu Persiapkan!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini